Sejarah Desa

A. Sejarah Kampung

Kampung Rawa Ragil merupakan suatu perkampungan asal Translok eks perambah hutan dari wilayah Kecamatan Padang Cermin dan Wonosobo Kabupaten Lampung Selatan Tahun 1992 dengan luas wilayah kampung 1800 hektar merupakan Kampung terisolir

Kampung Rawa Ragil telah melaksanakan pemilihan kepala kampung beberapa kali, berikut adalah kepala-kapala kampung yang pernah menjabat di Kampung Rawa Ragil :

NO NAMA KEPALA KAMPUNG  TAHUN MEMERINTAH
1. SUGIMIN Tahun 1992 ( PJ Kepala Kampung )
2. SOLEHAN Tahun 1993-1994 ( PJ Kepala Kampung )
3. MARYOTO Tahun 1995-1997
4. SUTRISNO Tahun 1998 – 2013
5. RIADI AC Tahun 2014 ( PJ Kepala Kampung )
6. SUYANTO Tahun 2015 ( PJ Kepala Kampung )
7. DARMADI R, SE Tahun 2016 – sekarang

Pada Tahun 2013 dimasa Pemerintahan Bapak Sutrisno Kepala Kampung Mengundurkan diri berkenaan dengan pencalonan Bapak Sutrisno menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Periode 2014 s.d. 2019. Adapun Penjabat Kepala Kampung yang menggantikannya adalah Bapak Riadi AC yang sebelumnya adalah sebagai Juru Tulis Kampung Rawa Ragil. Pada tahun 2014 tepatnya tanggal 06 November 2014 Penjabat Kepala Kampung Rawa Ragil di amanahkan kepada Bapak Suyanto, A.Ma.Pd. jabatan dinasnya adalah Sekcam Rawa Pitu. Pada tanggal 05 November 2015 dijabat oleh Bapak Darmadi R, SE masa Priode Tahun 2016 Sampai dengan tahun 2021.

B. Kondisi Umum Kampung

1. Geografis
Letak dan Luas Wilayah Kampung Rawa Ragil merupakan salah satu dari 9 Kampung di wilayah Kecamatan Rawa Pitu, yang terletak 20 Km ke arah Timur dari kota Kecamatan. Kampung Rawa Ragil mempunyai luas wilayah seluas 1800 hektar. Kampung Rawa Ragil terbelah dengan sungai/Primer Jalan Poros Kampung dengan panjang 11 Km.

Iklim Kampung Rawa Ragil, sebagaimana Kampung-Kampung lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Kampung Rawa Ragil Kecamatan Rawa Pitu.

2. Potensi Prasarana dan Sarana
Saluran irigasi
Panjang saluran Primer : 6000 m
Panjang saluran sekunder : 3114 m
Panjang saluran iriasi : 2800 m
Jumlah pintu sadap : 6 biji
Jumlah pintu air : 4 biji

3. Keadaan Sosial Ekonomi Penduduk
Jumlah Penduduk
Kampung Rawa Ragil mempunyai jumlah penduduk 3372 Jiwa, 736 KK yang tersebar dalam 4 Dusun dengan perincian sebagaimana tabel:

Tabel-1. Jumlah Penduduk

Pra Sekolah

SD SMP SLTA Sarjana
150 702 491 461

23

Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan masyarakat Kampung Rawa Ragil adalah sebagai berikut:

Tabel-2: Tingkat Pendidikan

Pra Sekolah

SD SMP SLTA Sarjana
150 702 491 461

23

Mata Pencaharian
Karena Kampung Rawa Ragil merupakan Kampung pertanian, maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani pesawahan setahun dengan masa tanam 2 kali ( musin Gadu dan Musim Rendeng ), selengkapnya sebagai berikut :

Tabel-3:

Petani

Wiraswasta PNS/TNI/POLRI Buruh
617 105 8

210

Pola Penggunaan Tanah
Pengunaan tanah di Kampung Rawa Ragil sebagian besar diperuntukan untuk tanah pertanian, dan juga untuk rumah serta untuk keperluan kampung seperti lapangan sepak bola.

Kepemilikan Ternak
Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh penduduk Kampung Rawa Ragil adalah sebagai berikut:
Tabel-4 : Kepemilikan Ternak

Ayam/Itik

Kambing Sapi Kerbau Lain-lain
1065 748 20

50

Sarana dan Prasarana Kampung
Kondisi sarana dan prasarana umum Kampung Rawa Ragil secara garis besar adalah sebagai berikut:

Tabel -5: Prasarana Kampung

Balai Kampung

Jalan Kab. Jalan Kec. Jalan Kampung Gereja Masjid

Mushola

1 8 km 10 km 1

19

C Organisasi Kampung

Kampung Rawa Ragil menganut sistem kelembagaan Pemerintahan Kampung dengan pola minimal, selengkapnya sebagai berikut:

Skema : Organisasi Kampung Rawa Ragil Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang

1. Potensi kelembagaan
a. Lembaga pemerintahan
Jumlah aparat :30 orang
Pendidikan Kepala Kampung : Sarjana
Pendidikan Sekretaris Kampung : SLTA
Jumlah RW/Dusun : 4
Jumlah RT : 21
Jumlah Badan Permusyawaratan Kampung : 9 orang
Pendidikan Ketua : SLTP

b. Lembaga Kemasyarakatan
Organisasi Perempuan : 1 PKK dan 4 Pokja
Jumlah anggota : 602 orang
Organisasi Pemuda/Karang Taruna : 1
Jumlah anggota : 1200 orang
Organisasi Profesi / Gapoktan : 1
Jumlah kelompok tani : 22
Jumlah anggota : 736 orang
Lpmk : 1
Jumlah anggota LPMK : 5
Kelompok Gotong Royong: : 21
Jumlah anggota : 736

D. Masalah Yang dihadapi Kampung
Masalah yang dihadapi Kampung Rawa Ragil yaitu Keterbatasan modal untuk pengembangan usaha mandiri, PAD ( Pendapatan Asli Desa/Kampung ) , tidak banyak potensi yang ada di desa yang bisa dikembangkan untuk pengembangan ekonomi rakyat kampung, dan kesulitan dalam mendapatkan pupuk bagi petani kekurangan modal untuk bertani mereka.

I PENGEMBALIAN WILAYAH
1.1 Sarana Pendidikan
1.1.1 Taman Pendidikan Kanak-kanak masih berstatus swasta
1.1.2 Sarana pendidikan anak usia dini (PAUD) berstatus swasta
1.2 Sarana Keagamaan
1.2.1 Perlu dilakukan renovasi sarana dan prasarana masjid.
1.3 Sarana Pemerintah
1.3.1 Perlu dibangun tugu batas Kampung
1.3.2 Sarana prasarana di Kampung masih belum memadai
1.4 Bidang Olahraga
1.4.1 Masih kurangnya sarana olah raga.
1.5 Sumber daya Air
1.5.1 Belum adanya MCK Umum di tiap RT
1.6 Bidang Penerangan
1.6.1 Masih adanya KK miskin yang belum menikmati sambungan listrik
1.6.2 Di jalan – jalan tertentu diperlukan sambungan PJU

II BIDANG SOSIAL BUDAYA
2.1 Bidang Pendidikan
2.1.1 Kreativitas anak di bidang kesenian modern masih kurang
2.1.2 Bidang Kesenian tradisional kurang berkembang
2.1.3 Masih ada anak putus sekolah
2.1.4 Kurangnya minat baca dikalangan masyarakat
2.2 Bidang Kesehatan
2.2.1 Kurangnya kesejahteraan Kader Posyandu
2.2.3 Kurangnya kesadaran Masyarakat tentang pentingnya Kesehatan
2.2.4 Belum ada Posyandu di masing-masing RT
2.3 Bidang Pemerintahan
2.3.1 Masih kurangnya SDM perangkat Kampung
2.3.2 Kegiatan PKK kurang aktif karena butuh dukungan Operasional
2.3.3 Kurangnya kesejahteraan pemerintah Kampung
2.3.4 Perlu pelatihan petugas keamanan (LINMAS)
2.4 Bidang Sosial
2.4.1. Masih terdapat rumah Tangga miskin di Kampung Rawa Ragil
2.4.2. Masih terdapat rumah tidak layak huni
2.5 Bidang Keagamaan
2.5.1 Kurangnya kesejahteraan Guru ngaji
2.5.2 Fasilitas di TPQ masih belum memadai

III BIDANG EKONOMI
3.1 Bidang Pertanian
3.1.1 Kelangkaan Pupuk dan harga Mahal
3.1.2 Kurangnya bibit unggul tanaman pangan
3.1.3 Perlunya program pelatihan bagi para petani
3.1.4 SDM pengurus Gapoktan dan Kelompok masih belum Maksimal
3.1.5 Belum adanya alat produksi hasil Pertanian
3.1.6 Hasil pertanian kurang baik karena kekurangan pupuk
3.1.7 Perlunya penyuluhan tentang tata cara bertani dengan baik
3.2 Bidang Peternakan / Perikanan
3.2.1 Belum ada peternakan Domba di masing-masing suku yang terdidik
3.2.2 Sangat berpotensi untuk peternakan sapi karena ketersedian pakan sangat melimpah
3.2.3 Belum ada peternakan ikan , padahal potensi ada
3.3 Bidang Perdagangan / Koperasi / Industri
3.3.1 Kurangnya modal untuk kelompok usaha kecil dan pedagang keliling
3.3.2 Tidak ada yang menampung hasil pertanian warga

Facebook Comments